Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Ungkap Keganjilan Pada Laga Kontra Madura United

TRIBUNJABAR.ID, BANDUNG – Pelatih Persib Bandung, Robert Alberts, masih kesal dengan kekalahan 1-2 dari Madura United, pada pertandingan pekan ke-22 Liga 1 2019 di Stadion Gelora Bangkalan, Sabtu (5/10/2019).

Menurut pelatih asal Belanda ini, statistik pertandingan kontra Laskar Sape Kerap sangat mencurigakan.

“Saya ingin pemain menganalisis hasil pertandingan dan statistik pertandingan, karena statistik sangat mencurigakan. Mereka (Madura United) punya statistik 58 persen ball possesion dan kami 42 persen. Jumlah serangan mereka punya 125 kali, kami punya 89 menyerang, itu sama dengan ball possesion. Serangan berbahaya justru mereka lebih sedikit daripada kami ke target lebih sedikit, penyelematan kiper 50:50,” ujar Robert Alberts setelah memimpin latihan di Stadion Si Jalak Harupat, Kamis (10/10/2019).

Baca  Wushu Jabar Matangkan Persiapan Jelang PON

Selain itu, statistik yang menurut Robert Alberts aneh adalah soal pelanggaran yang diterima timnya.

Robert Alberts menuturkan bahwa Persib Bandung menerima 24 kali pelanggaran sementara Madura United hanya sembilan.

Dengan jumlah pelanggaran yang minim bagi Madura United, wasit mengeluarkan kartu kuning cukup banyak yakni empat.

Berbanding terbalik dengan Persib Bandung yang hanya menerima satu kuning dari 24 kali pelanggaran.

“Dan statitsik itu tidak cocok, itu berarti seperti yang dikatakan Supardi saat konfrensi pers usai pertandingan pemain tidak pernah bisa masuk ke ritme pertandingan, karena jika kamu mendapat tendangan bebas maka setiap tiga menit pertandingan harus berhenti, dan itu tidak normal itu menghentikan alur permainan dan apa yang akan kami lakukan,” ucapnya.

Baca  Bukit Santiong, Pilihan Destinasi Paralayang di Subang

Source : Tribun Jabar

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close