Wushu Jabar Matangkan Persiapan Jelang PON

Tim wushu Jawa Barat mulai mematangkan persiapan menjelang dilaksanakannya Pekan Olahraga Nasional (PON) XX/2020 di Papua. Pada ajang oleh raga multieven empat tahunan tersebut, wushu Jabar menargetkan empat medali emas atau sesuai dengan perolehan pada PON XIX/2016 lalu.

Ketua Umum Pengprov Wushu Indonesia (WI) Jawa Barat, Edwin Senjaya mengatakan, pencapaian target empat medali emas di PON tersebut tentu tidak mudah dan perlu kerja keras atau kerja sama dengan KONI Jabar dan Pemerintah Provinsi Jabar.

Sebelumnya pada babak kualifikasi wushu yang digelar di Bangka Belitung bulan Juni lalu, tim wushu Jabar mampu meraih target awal yang telah ditetapkan, meski secara kekuatan lawan yang dihadapi cukup berat karena harus berhadapan dnegan atlet Pelatnas yang tampil di SEA Games.

“Kalau ditanya apakah BK kemarin sudah sesuai dengan target, memang ada beberapa yang diluar dugaan, dan patut disyukuri. Tapi ada juga yang harus di cermati misalnya, dari tiga target medali emas kita khususnya di sanda kita dapat satu emas, dua perak dan satu perungu, artinya, meskipun beberapa atlet mendapat perak kita masih ‘on the track’, tinggal kita evaluasi dengan melihat siapa lawannya,” tutur Edwin, Jumat, 11 Oktober 2019.

Baca  Pelatih Persib Bandung Robert Alberts Ungkap Keganjilan Pada Laga Kontra Madura United

Dia menambahkan, pencapaian cabang olah raga wushu akan sangat bergantung dengan dukungan anggaran dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui KONI Jabar. Menurut Edwin, keterbatasan anggaran membuat persiapan para atlet wushu Jabar tidak ideal, bahkan tertinggal dari provinsi kompetitor seperti Jawa Timur dan DKI Jakarta.

Saat ini beberapa Pengprov wushu sudah melakukan persiapan untuk menghadapi PON XX/2020 Papua. Mulai dari Papua (tuan rumah), lalu Jawa Timur (Jatim) dan DKI Jakarta yang diketahui mengirimkan para atletnya untuk melakukan pemusatan latihan di luar negri.

“Kalau mau pertahankan maka segera laksanakan pemusatan latihan, secara terpusat, dan terarah. Harusnya sekarang dikirim ke luar negri, atau panggil terlebih dahulu pelatih dari luar negri sama seperti saat PON XIX/2016,” katanya.

Edwin mengatakan, selama ini Pengrov WI Jabar tidak tinggal diam untuk mengasah kemampuan para atletnya dengan tampil di berbagai kejuaraan. Bahkan terakhir, beberapa atlet sanda andalan Jabar seperti Yudhi Cahyadi, Iman Lesmana, Selviah Pertiwi, dan Gugum Gusman turun di kejuaraan tarung bebas dan kick boxing Duel 6 dan bisa menjadi juara setelah mengalahkan lawannya dari Taiwan dan Malaysia.

Baca  Bukit Santiong, Pilihan Destinasi Paralayang di Subang

Tidak hanya itu salah satu atlet sanda wushu Jabar yaitu Ade Permana saat ini sedang menjalanin pemusatan latihan SEA Games yang akan digelardi Filipna dalam waktu dekat ini.

Dia berharap agar KONI Jabar bisa segera mengambil tindakan serta menghadirkan pelatih dari luar seperti halnya pada PON 2016. Dan itu menjadi target Pengprov WI Jabar di tahun 2019.

“Saya berharap untuk pelatih dari luar harus segera datang, itu target kita di 2019, baru nanti tahun 2020 mereka latihan diluar. Mau tidak mau, karena tidak mudah, luar biasa kemarin saja dari 2 medali emas bisa menjadi 4 itu adalah perjuangan yang besar,” tuturnya.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close