Seputar Jabarku

1.200 PNS di Jawa Barat Terancam Pemangkasan Eselon

Penjabat Sekretaris Daerah Jawa Barat Daud Achmad mengatakan, lebih dari 1.200 orang PNS di Jawa Barat akan terimbas program pemangkasan birokrasi Presiden Joko Widodo yang menghapus jabatan Eselon III dan IV. “Belum jelas apakah dihapus, langsung hilang, apakah ganti nama, kita tunggu,” kata dia di Bandung, Rabu, 13 November 2019.

Daud mengatakan, PNS golongan III dan IV yang menduduki jabatan struktural di pemerintah Jawa Barat berjumlah 1.200 orang. Lebih dari separuhnya merupakan PNS yang bekerja di SMA/SMK, pasca pemindahan status pegawainya menjadi pegawai provinsi. “Di sekolah ada 700 orang di sana yang Eselon IV,” kata dia.

Daud mengatakan, jumlah PNS di Jawa Barat saat ini berjumlah 36 ribu orang. “Sekarang 36 ribu orang, setelah guru-guru SMA masuk,” kata dia.

Baca  3.3 Juta Jiwa Warga Miskin Jawa Barat

Daud mengatakan, masih menunggu langkah pemerintah pusat soal penghapusan jabatan struktural untuk PNS Eselon III dan IV. “Itu sedang dikaji. Karena dari pusatnya juga belum jelas. Presiden ingin seperti ini, kita tanya ke Kemenpan RB, sama (mereka juga) lagi mengkaji,” kata dia.

Daud mengatakan, langkah penghapusan nanti tinggal menunggu keputusan pemerintah pusat. “Kalau daerah itu kan nurut ke pusat, gak bisa mengambil kebijakan sendiri,” kata dia.

Jabar Butuh 3.704 PNS, Tahun Ini Baru Rekrut 1.934 CPNS

cpns jawa barat Daud Achmad mengatakan walaupun tahun ini Pemprov Jabar membuka formasi untuk 1.934 orang Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pemprov Jabar hingga Juli 2019 totalnya membutuhkan 3.704 orang.

“Dengan kebutuhan CPNS tersebut, dan jumlah formasi CPNS 2019 yang hanya 1.934 orang, artinya Pemprov Jabar masih kekurangan tenaga PNS. Untuk itu akan memaksimalkan tenaga PNS yang ada,” kata Daud di Gedung Sate, Selasa (5/11/2019).

Baca  Koperasi Rizky Abadi Terus Berupaya Menjadi Bagian Dari Solusi

Menurut Daud, dengan kekurangan PNS di Jabar, pihaknya akan mendata juga PNS yang pensiun yang tidak perlu diganti posisinya. Di antara formasi yang ditinggalkan pensiun ini, bisa saja berkurang kebutuhannya karena tergantikan dengan teknologi.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka 1.934 formasi CPNS untuk 2019. Adapun formasi yang dibutuhkan terdiri dari tenaga pendidik 839 orang, tenaga kesehatan 93 orang, tenaga teknis pelaksana dan fungsional sebanyak 1.002 orang.

Daud mengatakan jumlah kebutuhan pegawai di Provinsi Jabar jadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Hal itu disebabkan jumlah pegawai di Jabar yang pensiun mencapai 1.800 orang per tahunnya.

Tags

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close