Seputar Jabarku
Trending

Heboh Bangun Kolam Renang Rp 1,5 M, Ini Alasan Kang Emil

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengunggah di media sosial pribadinya terkait alasan mengapa mengajukan anggaran proyek Kolam Renang Rp 1,5 M di rumah dinasnya. Kang Emil mengakui mengusulkan pembangunan kolam Renang Rp 1,5 M di rumah dinas, Gedung Negara Pakuan, Kota Bandung, Jawa Barat. Pengakuan itu disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, via akun Instagramnya

“Karena saya memiliki cedera lutut dan dokter menyarankan agar tidak berolahraga lari atau olahraga motorik impact. Disarankan rutin tiap hari terapi berenang saja. Agar bisa fit, bugar dan sehat menjalani tugas dalam wilayah seluas Jawa Barat ini,” tuturnya dilansir CNN Indonesia.

“Itulah kenapa dalam cicilan renovasi rutin tahunan, saya mengusulkan kepada biro umum untuk membuat kolam Renang Rp 1,5 M yang kotak secukupnya dengan lebar 3-4 m agar Gubernur bisa tetap olahraga kardio berbentuk renang. Karena saya dilarang dokter berolahraga lari, tenis, basket dan olahraga motorik lainnya,” kata Emil.

Baca  Ular Kobra Teror Kota Bogor

Selain itu, dia mengatakan kalau Gedung Pakuan tidak cocok disebut sebagai rumah karena sangat luas, mencapai 2,3 hektare.

“Saking luasnya, gedung itu diurus lebih dari 100 orang. Tidak cocok sebetulnya disebut rumah,” ujar Emil.

Cicilan renovasi tahunan bukan kali pertama ini dilakukan Biro Umum, karena menurut Emil, sebelumnya Biro Umum pernah membangun masjid dan zona olahraga berupa gedung olahraga berisi lapangan tenis dan basket untuk dipakai penghuni dan warga sekitar.

Emil juga mengatakan kalau usia Gedung Pakuan sudah cukup tua, mendekati 200 tahun. Hal itu menyebabkan Biro Umum saat ini mencoba melakukan renovasi termasuk area-area bersejarah dan terbengkalai, termasuk menambahi fasilitas sarana olahraga baru.

“Saya kira itu yang bisa saya jelaskan. Semua anggaran itu direncanakan, disetujui, dan disepakati bersama. Hatur nuhun,” kata Emil.

Tags

Related Articles

One Comment

  1. pa sekalian sekolah smp swasta juga di gratis kan saya sebagai kepala sekolah swasta sangat berterima kasih dan guru swasta bayar honor nya sama gubenur jangan hanya sekolah negri yg di gratis kan kami juga .sekolah swasta turut mencerdas kan anak bangsa.tolong perhatikan guru 2 kami .dlm pembayaran honor nya.sekola kami tidak mampu membayar honor .

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button
Close
Close